News PKB Jombang – Empat tahun ke depan sejak Tahun 2016 – 2019, DPC PKB Jombang akan menginisiasi dan memfasilitasi program pengkhidmatan PKB kepada NU Jombang.

Road map ini akan dijadikan blue print dan guide line DPC PKB dalam mendorong Pengurus Cabang NU Jombang dalam berkhidmad kepada ummat, demikian disampaikan Ketua DPC PKB jombang Drs. M. Subaidi Muchtar, M.si, yg juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jombang didepan peserta Workshop Jihad Pembagunan melalui NU di villa Nabila Pacet Mojokerto, 6 Nopember 2015.
Hadir dalam workshop tersebut Drs. H.A. Halim iskandar, M.Pd. Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, sekaligus sebagai Ketua DPW PKB JATIM, beserta Dra. Ida Fauziyah, M.Si. Anggota FPKB DPR RI yang juga menjabat sebagai ketua LKK NU PBNU dan Hj Aisyah Lilia Agustina Anggota FPKB DPRD Provinsi Jawa Timur.
Workshop yang berlangsung penuh optimisme juga dihadiri oleh semua Anggota FPKB DPRD Kabupaten Jombang, peserta workshop hadir pula PCNU dan lembaga/lajnah NU diantaranya, Ketua dan sekretaris LP Ma’arif Jombang, Lembaga Perekonomian NU, Direktur BMT NU dan Kabag perencanaan Rumah Sakit NU jombang.
Workshop jihad pembangunan PKB memfokuskan kepada empat pilar pemberdayaan ummat dan keorganisasian NU jombang.
Pertama, Bidang Perekonomian menghasilkan blue print pemberdayaan ekonomi ummat, khususnya penguatan kelembagaan keuangan ummat, ditargetkan berdiri dan beroperasi minimal 8 (delapan) BMT NU di kabupaten jombang.
Kedua, Bidang Kesehatan memutuskan bahwa 2016-2019 RSNU harus memiliki jaringan dengan klinik-klinik pratama, ditargetkan sedikitnya terdapat 4 (empat) klinik pratama jaringan RSNU jombang.
Ketiga, Bidang Pendidikan bahwa infrastruktur lembaga pendidikan menjadi fokus perjuangan disektor pendidikan empat tahun kedepan, dan semua peserta workshop sepakat bahwa SMK NU yang mengambil spesialisasi ke farmasian menjadi SMK unggulan di kabupaten jombang.
Keempat, dibidang infrastruktur kelembagaan dan organisasi diputuskan bahwa seluruh MWC NU harus memiliki kantor permanen milik sendiri. Dimana terdapat 8 (delapan) MWC NU di kabupaten jombang yg tidak memiliki kantor permanen, diantaranya adalah MWC NU Diwek, MWC NU Ploso, MWC NU Plandaan, MWC NU Bandar Kedungmulya, MWC NU Tembelang, MWC NU Wonosalam, MWC NU Ngusikan dan MWC NU Gudo. Oleh sebab itu tahun 2019 tidak boleh ada lagi MWC NU di Kabupaten Jombang yang tidak memiliki kantor permanen, kata M. Subaidi Muchtar, saat membacakan rumusan road map Jihad pembangunan PKB melalui NU. (Hkim)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here