Prihatin, F-PKB DPRD Jombang Desak Pemkab Bentuk BNK

0
155

News PKB Jombang – Penyalahgunaan narkoba di Jombang, Jawa Timur kian marak. Menurut data yang diperoleh kalangan DPRD setempat, Jombang yang dikenal dengan Kota Santri, saat ini menduduki peringkat kedua setelah Kabupaten Bangkalan, Madura tingkat Jawa Timur.

“Dari data yang kita peroleh perihal kasus penyalahgunaan narkoba, Jombang nomor dua setelah Bangkalan, ini sangat memprihatinkan,” kata H. Miftahul Huda, Sekretaris F-PKB Jombang, Jumat (6/10/2017).

Kondisi tersebut menurutnya, harus segera ditangani dengan serius. Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang ini mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang agar segera membentuk serta mengefektifkan Badan Narkotika Kabupaten (BNK).

Pembentukan dan peran BNK dinilai sangat strategis dalam menangani kasus penyalahgunaan narkoba tersebut. “Di Jombang harus segera, kalau tidak, tidak bisa ditangani dengan baik,” jelas Huda, sapaan akrabnya.

Dalam hal ini, ia mengacu pada Kabupaten Sleman Yogyakarta yang telah lama membentuk BNK. Hasilnya, ujar dia, tekad pemerintah dalam menangani kasus penyalahgunaan narkoba sangat efektif. Disamping itu upaya untuk menekan angka kasus tersebut juga cukup cepat.

“Kita kemarin berkunjung ke Sleman menggali referensi ke sana. Ternyata peran BNK di sana itu sangat bagus dan efektif dalam menangani kasus seperti ini,” bebernya. (sam)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here