Instruksi Nonton Film G 30 S/PKI Disorot Kalangan DPRD Jombang

0
396

News PKB Jombang – Instruksi Panglima TNI, Gatot Nurmantyo agar semua prajuritnya nonton film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G 30 S/PKI) mendapat sorotan kalangan DPRD Jombang. Dalam waktu terakhir ini kalangan TNI di Jombang sudah melaksanakan instruksi tersebut dengan melibatkan para santri.

“Penanaman pemahaman sejarah pemberontakan kepada seluruh elemen masyarakat itu penting, termasuk kepada kalangan santri. Tapi saya khawatir itu bermotif politik dengan agenda 2019,” kata M Subaidi Mukhtar, Wakil Ketua DPRD Jombang, Jumat (22/9/2017).

Disamping itu, paparnya, pemutaran film G 30 S/PKI menurutnya bukan termasuk media yang benar-benar membantu memberikan pemahaman sejarah yang baik bagi generasi bangsa sesuai tujuan instruksi tersebut.

“Film G 30 S/PKI yang ada menurut saya tidak mampu memberikan pemahaman sejarah yang baik. Itu bagian ‘sadis’ saja yang digambarkan,” jelas mantan Ketua DPC PKB Jombang ini.

Dikatakan, masih ada langkah-langkah yang dianggap lebih efektif dan konkret untuk memberikan pemahaman sejarah yang baik untuk generasi bangsa, termasuk santri. Yakni melakukan rekonstruksi sejarah pemberontakan PKI lebih komprehensif. Selanjutnya, imbuh dia, hasil rekonstruksi sejarah tersebut harus ditulis dengan jujur.

“Bukan menulis sejarah sesuai motif politik. Kalau sejarah kebangsaan dan kenegaraan ini ditulis dengan jujur, saya yakin kaum santri memiliki peran luar biasa dalam membentuk negara dan bangsa Indonesia,” tegas Pak Sub, sapaan akrabnya.

Namun demikian, jika yang diinginkan penanaman pemahaman sejarah kebangsaan saat ini harus dengan media penayangan film, menurutnya masih banyak film yang sebetulnya lebih sesuai daripada film G 30 S/PKI.

Seperti film Sang Kiai, karya Rako Priyanto, Film Sang Pencerah, karya Hanung Bramantyo dan film Guru Bangsa : HOS Cokroaminoto karya Garin Nugroho.

“Film-film ini lebih tepat untuk memberikan perspektif peran santri dalam pergerakan kebangsaan. Dan membentuk visi para santri tentang perannya di masa depan,” pungkasnya. (sam)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here