News PKB Jombang – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Jombang, Nyono – Subaidi ternyata telah mempersiapkan sejumlah program andalannya. Salah satunya adalah kaitannya denga selogan ‘Jombang Gemerlap’.

Nyono Suharli Wihandoko menjelaskan, ‘Jombang Gemerlap’ (Gemah Ripah lan Paripurna) berkaitan dengan sejumlah program yang sebelumnya telah dirancang. Dirinya kian yakin pada pencalonannya sebagai bupati Jombang di periode 2018-2023, program-program yang telah dijanjikan kepada masyarakat akan tuntas dengan sempurna.

“Program andalan kami kaitannya dengan ‘Jombang Gemerlap’ (Gemah Ripah lan Paripurna) ini, artinya yang selama ini kami membangun apa yang diharapkan oleh masyarakat, insyaallah pada periode berikutnya akan selesai semua, salah satunya infrastruktur, dan seterusnya,” ujarnya usai mendaftar Pilbup Jombang di KPU, Rabu (10/1/2018).

Disamping itu, pria yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jatim itu lebih jauh menambahkan, dirinya juga akan menyasar pesantren-pesantren di Jombang untuk mengembangkan usaha-usaha yang dimiliki pesantren selama ini. Pesantren, paparnya, sudah saatnya menunjukkan kemandiriannya dengan segala SDM yang ada.

“Tidak kalah pentingnya kita juga mengarah pada pondok-pondok yang kita lakukan dengan pesantren mandiri, dimana nanti pesantren mandiri itu kita memberikan semacam UKM-UKM. Prodak-prodak unggulan di daerah kita lakukan kerjasama dengan pondok pesantren,” tambahnya.

Tak berhenti di situ, ia mengupayakan pada periode 2018-2023 tercipta semua desa di Jombag akan lebih mandiri. Kemandirian desa tersebut akan ia dorong dengan dana yang jumlahnya cukup fantastis, yakni 2 miliar setiap desa pertahun.

“Klita juga ingin desa di Jombang akan mandiri, pada 2018 ini saya dengan Pak Subaidi sepakat untuk memberikan anggaran 2 miliar perdesa setiap tahun. Dan insyaallah desa di Jombang akan mandiri,” jelasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here