News PKB Jombang – Ada yang cukup menarik dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 di Jombang, Jawa Timur, Minggu (22/10/2017). Puncak peringatan HSN yang dipusatkan di Alun-alun Jombang sebagai lokasi apel dan start kirab santri dipenuhi 22 ribu lebih umat.

Namun lain dari itu, ternyata tak hanya warga asal Jombang saja yang ikut meriahkan peringatan HSN di Kota Santri ini, beberapa rakyat asal Papua dengan pakaian khas Papuanya juga tampak meriahkan peringatan HSN.

Hal ini disampaikan Ketua DPC PKB Jombang, Mas’ud Zuremi saat dirinya mengikuti kirab santri di sepanjang Jalan Wahid Hasyim hingga Jalan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

“Bersama bupati Jombang, tatkala jalan bersama di Timur Bundaran Ringin Contong Jl KH Abdurrahman Wahid, tiba-tiba sekelompok perempuan berpakaian ala Papua ingin berfoto bersama,” ujarnya.

“Mereka merasakan kemeriahan peringatan HSN di Jombang, dan betapa masyarakat Jombang sangat ramah dan familiar dengan siapa saja,” imbuh Ketua Komisi C DPRD Jombang ini

Kondisi itu menurutnya, menunjukkan Jombang yang selama ini dikenal sebagai kota yang harmonis meski selalu bergandengan dengan beragam agama dan etnis sudah bergema di sejumlah daerah.

“Maka sangat pas ketika Jombang menjadi kabupaten percontohan untuk kerukunan antar umat beragama. Dan memang harus terus dijunjung tinggi toleranasi antar umat beragama,” jelas Pak Mas’ud sapaan akrabnya.

Apalagi, lanjutnya, Jombang telah banyak melahirkan tokoh serta ulama besar yang yang memang mengajarkan arti kebangsaan di tengah keberagaman. (sul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here