News PKB Jombang – Keberanian serta kemampuan Almaghfurlah KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam membela kaum minoritas dilakukan di berbagai kesempatan. Salah satunya saat ia masih menjadi presiden RI, Gus Dur mengajak sejumlah tokoh besar untuk melindungi kaum minoritas pada sebuah forum di Amerika.

Kisah ini sebagaimana diungkapkan Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa saat didapuk menjadi pembicara sebagai kesaksian Gus Dur di Haulnya yang ke-8, Kamis (28/12/2017) malam di halaman Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

“Saat beliau masih menjadi presiden, dalam sebuah forum di Amerika, menyampaikan begini, ‘Di negeri saya, saya melindungi minoritas, tolong di negeri Anda lindungi minoritas,” katanya menirukan ucapan Gus Dur saat itu.

Menurut salah satu mantan menteri kabinet cucu KH Hasyim Asy’ari itu, tak banyak tokoh yang mampu dan berani menyampaikan perihal ajakan di atas. Terlebih diungkapkan di negeri orang. Namun Gus Dur, kata dia, dengan lantang menyuarakan perjuangannya di hadapan para tokoh di Amerika.

“Saya rasa hanya Gus Dur yang punya kemampuan untuk menyampaikan itu, bukan hanya keberanian dalam menyampaikan pesan ini,” ungkap Khofifah.

Ia memaparkan, perjuangan-perjuangan Gus Dur yang demikian itu, jarang diketahui bangsa Indonesia pada masanya. Termasuk oleh warga nahdliyin itu sendiri. Namun saat Gus Dur dipanggil menghadap Allah SWT, jasa-jasa Gus Dur tercium harum ke pelosok-plosok negeri.

“Jadi ada proses timbal balik yang dilakukan Gus Dur, yang sering kali warga NU sendiri tidak nututi mengikuti pikiran pikiran Gus Dur,” tutur dia. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here