News PKB Jombang – Tekad M Subaidi Muchtar (Pak Sub) untuk menjadi wakil bupati Jombang mendampingi Nyono Suharli Wihandoko (Mas Nyono) periode 2018-2023 tampak terus bergelora.

Menjadi pemimpin baginya tak ubahnya seorang pelayan. Dalam konteks kepemimpinan di sebuah daerah, pemimpin harus bisa melayani serta mengayomi masyarakatnya (rakyat) dengan sebaik mungkin.

“Pada periode Pak Nyono yang kedua ini, saya akan menjadi pelayan masyarakat Jombang,” ujarnya beberapa waktu lalu saat deklarasi pencalonannya.

Pasangan Mas Nyono – Pak Sub diusung oleh lima partai politik (Parpol). Diantaranya Partai Golkar, PKB, PKS, PAN dan NasDem. Dibandingkan dengan pasangan calon bupati dan wakil bupati Jombang periode 2018 – 2023 yang lainnya, pasangan Mas Nyono – Pak Sub ini mendominasi dukungan dari Parpol.

Pasangan antar Partai Golkar dan PKB ini juga telah menyiapkan sejumlah program andalannya. Salah satunya seperti akan menjadikan semua desa di Jombang lebih mandiri. Untuk mewujudkan hal itu, pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati ini akan gelontorkan dana sebesar 2 miliar setiap desa pertahun.

Disamping program di atas, telah dicanangkan juga program yang diberi nama SPESIAL (Santri Penggerak Economi dan Industri Lokal).

Program ini dikhususkan untuk Pondok Pesantren (Ponpes) di Jombang. Gambaran sederhananya pada program ini nantinya akan ada keterlibatan Pemerintah Kabupaten untuk mencetak 15.000 Wirausaha Baru (WUB) berbasis santri atau pesantren.

Dengan program SPESIAL itu, diharapkan akan lebih banyak santri yang memiliki bekal kewirausahaan. Sehingga kemandirian santri dan pesantren semakin kuat dalam hal perekonomian. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here