Cegah Datangnya DBD sejak Dini, Dewan Hearing dengan Stakeholder Kesehatan

0
58

News PKB Jombang – Komisi D DPRD Jombang, Jawa Timur panggil stakeholder kesehatan setempat guna membahas tekait antisipasi mewabahnya DBD di Kota Santri, Selasa (10/10/2017) di ruang kerja Komisi D DPRD Jombang. Mereka diantaranya perwakilan dari RSUD Jombang, RSUD Ploso dan Dinas Kesehatan Jombang.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang, H. Miftahul Huda mengungkapkan, hal ini dilakukan selain sebagai upaya pencegahan sejak dini, juga sebagai langkah untuk menekan angka kasus DBD (Demam Berdarah Dengue) yang sebelumnya diketahui mengalami peningkatan.

Jumlah kasus DBD pada tahun 2016, kata Huda, sebanyak 783 dengan 11 orang yang meninggal. Sedangkan di tahun 2015 sejak Januari hingga Desember terdapat 674 kasus dengan jumlah kasus meninggal dunia 4 orang.

“Diharapkan pertemuan ini dapat meminimalisir penyakit yang datangnya musiman. Bahkan sekarang ini bukan hanya tahunan, tapi bulanan ada saja pasien DBD di rumah sakit,” katanya.

Untuk itu, Sekretaris F-PKB Jombang ini mendorong agar sejumlah stakeholder kesehatan sudah seharusnya mempersiapkan upaya-upaya untuk mengangantisipasi datangnya perihal yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, dari RSUD Jombang juga RSUD Ploso bersedia akan menyiapkan langkah-langkah itu,” imbuh dia.

Seperti yang diutarakan Direktur RSUD Jombang dr. Pudji Umbaran. Pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya mewajibkan setiap kepala bidang di RSUD Jombang untuk mengikuti penyuluhan terkait tindakan dan pencegahan terhadap pasien DBD.

“Sabtu lusa kita adakan acara tersebut di Bung Tomo Pemkab Jombang. Karena pentingnya acara, kami mewajibkan semua kepala bidang untuk mengikuti acara tersebut,” ujar Pudji. (sul)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here