News PKB Jombang – Fraksi PKB DPRD Kabupaten Jombang memiliki penilaian tersendiri terhadap dinamika pendidikan yang ada di kota santri. Tidak terkecuali kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru olahraga di salah satu SMP di Kecamatan Bareng.

F-PKB mendesak Bupati Nyono Suharli Wihandoko memecat Kasnam (46), oknum guru olahraga yang melakukan pencabulan terhadap 21 siswinya sendiri. Desakan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD, Rabu (20/7).

Dalam rapat paripurna pembacaan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap LPj Bupati atas realisasi anggaran tahun 2015 itu, Fatimatuz Zahro juru bicara PKB memaparkan bahwa fraksinya meminta Pemerintah Kabupaten Jombang menindak tegas dengan memecat oknum guru cabul tersebut.

Menurut partai besutan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu, tindakan oknum guru olahraga cabul tersebut sudah tidak bisa diberi toleransi karena telah merusak masa depan anak-anak. Sehingga harus ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Silahkan kasusnya terus berjalan dan diurus oleh pihak polisi, akan tetapi Guru Cabul tersebut tidak boleh lagi kembali menjadi Guru. Fraksi memberi saran agar Guru Cabul tersebut segera diambil tindakan untuk dikeluarkan atau dipecat dari pekerjaannya,” kata Fatimah membacakan PU fraksinya diatas podium ruang sidang paripurna DPRD Jombang.

Kasus ini terungkap setelah pada Selasa (21/6) dua siswi tempat Kasnam mengajar di salah satu sekolah menengah pertama yang ada di Kecamatan Bareng Jombang, melaporkan Kasnam ke unit perlidungan perempuan dan anak (PPA) Polres Jombang. Ks dilaporkan karena diduga melakukan pencabulan terhadap AM (13) dan PM (14).

Dari data yang berhasil dihimpun, dua laporan korban pencabulan tersebut diterima dengan laporan dua nomor laporan berbeda yakni, LP/268/VI/2016/Jatim/Resjbg dan LP/269/VI/2016/Jatim/Resjbg dengan terlapor sama yakni KS. (AZ)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here